
JAKARTA - Kasdi (21 tahun) tega menginjak-injak perut istrinya, Lina Rahmawati (21), hingga bayinya tewas saat berusia tiga hari.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menerangkan, Kasdi dan Lina menikah sejak Juli 2017.
Keduanya dikaruniai seorang anak.
Lina hamil sebulan kemudian.
Tinggal di rumah keluarga, di Jalan Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat sejak 14 Juli 2017.
Kamis (4/1/2018) peristiwa nahas menimpa Lina dan bayi yang telah dikandungnya selama tujuh bulan.
Argo menjelaskan, saat Lina sedang duduk di kasur, tiba-tiba Kasdi meluapkan kekesalannya.
Ia menginjak perut korban yang sedang hamil.
"Lalu korban mengatakan, 'sakit'. Terlapor mengatakan 'ini anak siapa?'. Korban menjawab, 'ini anak Kasdi bukan anak siapa-siapa'," ujar Argo melalui keterangan tertulis, Senin (8/1/2018).
Menurut Argo, Kasdi tak percaya bahwa anak dalam kandungan Lina merupakan hasil dari pernikahannya.
Kasdi makin menjadi.
Ia menginjak pinggang, lalu memukul paha dan lengan.
Keesokan harinya, Lina mengalami pendarahan saat buang air kecil.
Ia dibawa ke Pusat Kesehatan Masyarakat.
Dirujuk ke Rumah Sakit Budi Kemulyaan, Jakarta Pusat.
"Saat dilihat oleh dokter terdapat luka memar pada bagian pinggang sebelah kiri, perut bagian depan di bawah pusar, paha sebelah kiri. Oleh dokter langsung dilakukan operasi caesar," ujar Argo.
Pada Senin (8/1/2018), bayi dalam kandungan Lina dinyatakan meninggal dunia.
Di hari yang sama, anggota Kepolisian Sektor Johar Baru mendatangi kediamab korban.
Memberitahukan agar jenazah anak dari Lina, untuk tidak dimakamkan.
"Karena anggota dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya akan menjemput K (Kasdi) dan jenazah akan dilakukan otopsi," ujar Argo.
Penyidik kepolisian mengamankan Kasdi di Mapolsek Johar Baru.
Sedangkan, bayi Lina dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk dilakukan otopsi.
"Masih kita lakukan penyelidikan," ujar Argo.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar